CERITA SEX

Kamis, 13 Desember 2018

Cerita Sex Bersetubuh Dengan Teman Kantor


Ratu Coli - Saya adalah seorang laki laki biasa yang baru saja ditinggalkan oleh istri saya.karena memiliki masalah rumah tangga dan kami pun memang memiliki sifat yang keras untuk tidak mau saling mengalah

Di tempat kerja, saya pun sudah tidak banyak bercanda seperti biasanya. Dan itu yang membuat salah satu wanita teman kerja saya merasa simpati pada saya. Sehingga setelah selesai jam kerja, kami pulang bareng. Selama di dalam tram saya banyak menjawab pertanyaannya tentang kepergian istri saya. Sehingga kami tidak banyak menaruh perhatian pada macetnya kota Melbourne pada jam-jam selesai kerja seperti ini.

Tanpa terasa kami sudah berada di dalam tempat tinggal saya, setelah saya persilakan dia untuk mengambil apa yang dia mau di kulkas, saya langsung ke kamar mandi untuk menumpahkan air pipis yang sejak dari tadi sudah di ujung kemaluanku.

Sekembalinya saya keruang tamu, teman saya sudah duduk sambil baca baca majalah dengan satu kaleng Coca-Cola. Sayapun duduk di sampingnya. Tapi tidak terlalu rapat. Saya hidupkan TV kebetulan acara berita nasional negara ini.

Kami pun bercerita panjang lebar tentang teman saya itu, seperti sudah berapa lama dia telah meninggalkan Hongkong tempat asalnya. Tapi setiap kali dia menjawab pertanyaanku dia selalu tersenyum sambil matanya memandang ke arah selangkanganku. Aku langsung melirik selangkanganku, rupanya aku lupa men-zip-nya. Langsung kutarik zip-nya, sambil bercanda padanya.

“Maklumlah Sa, soalnya udah lama sarangnya pergi!”, Kataku pada Lisa.

“Memangnya sudah berapa lama burungmu tidak masuk kandang?”, Lisa membalas candaku sambil meneguk Coca Cola dengan sedikit senyum di bibirnya.

“Kira kira 5 minggulah, emangnya kenapa nanya nanya?”, Aku meneruskan sambil mencoba membetulkan posisi dudukku.

“Akh, aku nggak percaya. Mana ada sich laki laki yang sudah pernah begituan akan tahan selama itu untuk tidak melakukannya?”, Bantahnya sambil senyum
.
“Memang sich, aku nggak tahan. Jadi selama ini aku pakai tangan aja”, Jawabku.

Sambil tertawa lebar, Lisa menghampiriku. Dan Lisa duduk di sebelahku, rapat sekali.”Perlu dibantu?”, Tanyanya sambil tangan kanannya meraba-raba penisku.

Lisa memang gadis Hongkong yang menawan, diusianya yang dua puluhan dia sangat menarik setiap mata laki-laki yang memandangnya. Karena dengan buah dada dan bongkahan pantatnya yang lebih besar dari ukuran rata-rata orang tempat asalnya. Aku jadi berani, kurangkul pundaknya sambil kulumat bibir yang berlipstick merah muda menawan itu.

Lisa pun membalas dengan nafasnya yang semakin membuatku untuk mempererat rangkulanku. Aku merasa sedikit sakit pada penisku yang sudah sangat keras karena rabaan Lisa. Dengan tak sabar kulepas rangkulanku dari pundak Lisa dan dengan kedua tanganku kubuka celanaku sambil tetap duduk. Agak susah memang. Tapi berhasil juga.

Kudengar Lisa mendesah bersamaan dengan tangannya yang menggenggam langsung penisku yang hanya pas-pasan dengan lingkaran tangannya itu. Kamipun kembali berpagutan, hanya kali ini tangan kiriku telah meremas-remas buah dadanya yang kenyal dan semakin kenyal itu. Sedangkan tangan kananku membelai-belai tengkuknya. Lisa semakin memperdengarkan desahnya.

“Wan, kita ke kamarmu saja.., ayo Wan, aku sudah tak tahan nich?”, Lisa memohon mesra. Aku pun berdiri, tapi ketika aku ingin membuka pakaianku, aku tersentak kaget karena Lisa sudah menarik penisku sambil menanyakan di mana kamarku. “Pelan pelan Liss, sakit nich!”, protesku atas tangan Lisa yang menggenggam penisku dengan sangat ketat itu.

Aku berjalan sambil membuka bajuku ke arah kamarku yang telah kutunjukan pada Lisa. (Sebenarnya aku tak mau menggunakan kamar dimana aku dan istriku tidur sebelum istriku itu pergi. Tapi bagaimana lagi. Sudah nafsu sekali saat itu).

Sesampai di kamar Lisa dengan tergesa membuka seluruh pakaiannya. BH-nya, CD-nya. Semua dibuka dengan tergesa. Lalu Lisa langsung menghampiriku yang sudah lebih dulu berbaring telentang di atas kasur sambil mengocok perlahan penisku agar semakin tegang, sambil melihat Lisa membuka pakaiannya.

Lisa berbaring miring di sebelahku, bibirnya mencari bibirku sedangkan tangan kanannya menggantikan tanganku untuk mengocok-ngocok penisku. Aku mendesah. Lisa pun semakin beringas menciumi seluruh wajahku. Telingakupun tak lepas dari sapuan lidahnya. Aku merasakan nikmat bercampur geli yang tak terkira.

Jilatan Lisa semakin turun ke arah leherku, dadaku dan kedua puting payudaraku juga dililitnya dengan lidah. Sambil tangannya semakin cepat mengocok penisku yang sedikit terasa sakit karena genggamannya terlalu keras. 

Jilatan Lisa telah berada di atas pusarku, lidahnya dicoba untuk masuk dalam lubang pusarku, dapat kudengar desahnya. Walau desahku lebih besar darinya. Kini lidah Lisa menyisir bulu-bulu penisku. Aku semakin tak tahan. Tapi aku menunggu, karena aku tahu kemana tujuan sebenarnya jilatan lidah Lisa itu.

Ternyata aku salah, kukira Lisa akan melahap penisku. Ternyata Lisa malah menjilat jilat kedua bijiku bergantian. Tangannya tak lepas mengocok penisku. Sambil sesekali jari jempolnya menyapu ujung penisku yang telah basah karena air nikmatku telah membasahi bibir ujung kemaluanku. Geli dan nikmat sekali waktu Novi melakukan itu. Aku tersentak karena memek nya.

Karena waktu Lisa melakukan itu badannya agak nungging di sampingku, maka kucoba meraih bongkahan pantatnya. Kuusap-usap, Lisa mendesah nikmat rupanya. Jariku tak mau berhenti sampai disitu, jariku mencari-cari lubang kemaluannya. Setelah jariku menemukannya ternyata sudah basah sekali. Semua itu membuat jariku semakin mudah untuk mencari lubangnya.

Kusapu lubangnya dengan jariku sambil sekali-kali kumasukan jari telunjukku ke dalam lubangnya. Lisa mendesah hebat sambil melepas jilatan lidahnya dari kedua bijiku. Kuraih pantat Lisa agar tepat berada di atas wajahku. Kini kedua tanganku beraksi atas bagian belakang tubuh Lisa.

Jari telunjuk tanganku yang kanan kumasukan ke dalam lubang vagina Lisa sambil memaju mundurkan. Sedangkan jari telunjuk tangan kiriku menggosok gosok clitorisnya. Dapat kulihat dari bawah selangkangannya, Lisa membuka mulutnya lebar tanpa bersuara merasakan nikmat.

Ketika niatku hendak menggunakan lidahku untuk menjilat vaginanya, aku merasakan nikmat dan sedikit ngilu yang tak terkira. Rupanya Lisa telah melahap bagian kepala penisku. Lidahnya melilit-lilit di atas permukaan kepala penisku.

Aku pun ingin menandinginya dengan mejilat-jilat permukaan lubang vagina Lisa. Sambil sekali-kali kucoba untuk memasukan lidahku kedalam vaginanya. Agak asin memang, tapi yang lebih terasa adalah nikmatnya. Semakin nikmat lagi saat kudengar Lisa mengeluh karena jilatan lidahku.

Lisa telah memasukan penisku setengahnya dalam mulutnya sebentar sebentar dinaikan kepalanya, kemudian diturunkan lagi. Yang membuat aku merasa nikmat adalah saat Lisa menurunkan wajahnya untuk melahap penisku, karena Lisa telah mengecilkan lingkaran mulutnya.

Sehingga hanya pas sedikit ketat ketika bibirnya menelusuri penisku dari atas ke bawah. Oh nikmat sekali. Aku hampir saja muncrat kalau aku tidak segera minta Lisa membalikan badannya hingga wajahnya berhadapan denganku. Aku membalas senyumnya yang kelelahan menahan nikmat yang baru saja kami alami.

Kucium lagi mulutnya yang sangat becek oleh air liurnya. Lalu kubalikan Lisa agar berada dibawahku. Kulebarkan selangkangannya kugenggam penisku dengan tangan kananku, lalu kugosok-gosok kepala penisku pada permukaan kemaluannya.

“Oh.., Wann.., terus Wan.., aahh.., nikmat sekali.., sshh”, erang Lisa. Akupun mempercepat gesekannya, Lisa menggeleng gelengkan kepalanya.

Lalu dengan tiba tiba kutancapkan penisku ke dalam vaginanya yang sudah banjir itu dengan satu hentakan keras, masuklah 3/4 nya penisku dengan leluasa. Bersamaan dengan itu Lisa berteriak sambil badannya sebatas bahu terangkat seperti hendak berdiri matanya membelalak menghadapi tikamanku yang tiba-tiba itu.

“oohh Wawannn.., enaak.., terus.., Wan.., terus.., lebih cepat Wan.., ayo Wann.., terus.., aahh”, erang Lisa sambil menghempaskan kembali bahunya ke kasur.

Kedua tangan Lisa membelai wajahku sambil menggigit bibirnya yang bawah matanya pun menunjukan bahwa saat ini Lisa sedang merasakan nikmat persetubuhan yang tiada tara. Akupun semakin cepat memaju-mundurkan penisku. Nikmat yang kurasakan tiada bandingnya. Vagina Lisa masih boleh dibilang sempit.

“Enak Lis?”, tanyaku padanya sambil memaju-mundurkan penisku. Lisa tidak menjawab, hanya desahannya saja yang semakin jelas terdengar.

“Enak nggak Lis?”, tanyaku lagi. Lisa menjawab dengan anggukan kecil sambil menggigit kembali bibir bawahnya.

“Jawab dong Liss, nikmat nggak?”, paksaku walaupun ini adalah pertanyaan bodoh.

“Luar biasa Wan.., sshh.., aku hampir keluar nich oohh”, katanya terputus putus.

“Aku masukin semuanya yach Lis?”, tanyaku padanya yang sedang melayang.

“sshh.., em.., emangnya belum semuanya dimasukin?”, Lisa balik bertanya heran sambil menatapku dengan sayu.

“Belum!”, Jawabku singkat sambil terus maju mundur.

Tangannya pun bergerak ke bawah untuk memastikan belum semua penisku masuk ke dalam lubang vaginanya. Ketika tangannya berhasil menyentuh sisa penisku yang masih di luar, aku merasa tambah nikmat.

“Oohh.., Wan masukin Wan.., masukin semuanya Wan.., aahh”, pintanya sambil menarik pinggangku dengan kedua tangannya dan matanyapun terpejam menantikan.

Kucoba menahan tarikan tangan Lisa pada pinggangku, agar masuknya sisa penisku tidak terlalu cepat. Aku ingin memberikan kenikmatan persetubuhan tak terlupakan padanya. Benar saja, ketika sedikit demi sedikit sisa penisku masuk, Lisa mendesis seperti ular yang berhadapan dengan musuhnya. “Sshh.. sshh”, sambil matanya terpejam ketat sekali menahan nikmat telusuran penisku ke dalam vaginanya.

Kedua tangannyapun menjambak-jambak rambutnya sendiri. Tanpa diduga kucabut penisku, hanya tinggal kepalanya saja yang masih tenggelam. Lisa seperti ingin protes, tapi terlambat. Karena aku telah menekannya lagi dengan sekali tancap masuklah semua penisku.

“Waawann!”, teriak Lisa keras sekali sambil tangannya memukul-mukul tempat tidur.

Aku semakin percepat gerakanku, walaupun aku sudah merasa sedikit lelah dengan pinggangku yang sejak tadi maju mundur terus.

“Terus Wan.., oohh.., terus.., teruss.., oohh.., oohh.., aahh”.

Lisa mengerang bersamaan dengan tercapainya Lisa pada puncaknya, sambil tangannya meremas-remas sprei tempat tidur di kanan dan kirinya, badannya tersentak-sentak hanya putih yang kulihat di matanya. Tapi aku masih terus memacu untuk menyusulnya, makin cepat, makin cepat lagi nafasku memburu. Bunyi nikmat terdengar dari dalam vagina Lisa karena air nikmatnya itu.

“Oh Liss.., oohh.., aahh..”, cepat kucabut penisku agar tak muncrat di dalam, kugenggam penisku, kuarahkan penisku ke perut Lisai, di sanalah air nikmatku mendarat.

Lisa cepat bangkit dan mendorongku agar telentang, kemudian Lisa melahap separuh penisku ke dalam mulutnya. Lidahnya menjilat-jilat mulut kecil di ujung penisku. Aku merasa ngilu sekali dan tangan Novi yang mengocok-ngocok penisku seperti hendak memastikan agar keluar semua air nikmatku.

“Sudah Liss.., sudah.., ngilu nich.., uuhh.., sudah”, pintaku padanya. Tapi Lisa masih saja memaju-mundurkan mulutnya terhadap penisku yang semakin ngilu sekali. Setelah yakin tidak ada lagi air nikmat yang akan keluar dari penisku Lisa pun merebahkan kepalanya di atas perutku sambil memandangku dengan penuh kepuasan.

Kemudian keadaan membisu, hanya detak jam dinding yang mengingatkan akan kenikmatan persetubuhan yang baru saja kami alami. Kami memang mencoba untuk mengingat kembali persetubuhan yang sempat membawa kami ke awang-awang.

“Liss, sudah jam 8 nich. Kamu nggak pulang?”, tanyaku memecahkan kesunyian. Lisa seakan tak mendengar ucapanku. 

Kemudian dengan lembut kuangkat kepalanya dan keletakan di atas kasur. Akupun coba bangkit, tapi sebelum aku turun dari tempat tidur kurasakan tangan Lisai memegang perutku.

“Mau kemana Wan?”, tanyanya sambil melepas nafar panjang.

“Mau mandi dulu nich, lengket semua rasanya badanku”, Jawabku sambil menoleh ke arahnya.

“Tunggu dikit lagi, kita mandi sama-sama” Lisa memohon sambil melingkarkan kedua tangannya di pinggangku. memek Lisa sungguh nikmat


Lalu kami pun pergi ke kamar mandi dan mandi berdua serta mengulanginya permainan seks yang sempat terputus tadi di kamar. Setelah merasa puas melakukan persetubuhan, kami pun istirahat sambil berpelukan hingga esok pagi. Sejak kejadian itu saya dan Lisa semakin akrab dan selalu mengulangi persetubuhan yang telah kami lakukan. Sampai akhirnya istriku pun pulang kembali ke apartemenku, tapi itu tidak membuatku lupa akan persetubuhan dengan Lisa.

Kami sering melakukan persetubuhan di apartemenku saat kala istriku tidak ada atau di kantor, hotel serta apartemen Lisa bila istriku sedang di rumah.

3 komentar:

  1. Hello Share Info Mengenai IDOLA4D
    IDOLA4D.COM adalah Situs Agen Judi Togel Bola Poker Domino QQ Online Terpercaya.

    ----- 1 USER ID SEMUA GAME ------
    LiveCasino | Sportsbook | Togel | SabungAyam | Poker | E - Games | Bola Tangkas | Tembak Ikan

    IDOLA4D ada menyediakan banyak pilihan Promo, hanya dapat mengikuti salah satu promo saja yah bosku.

    Berikut Promo dari IDOLA4D:
    1. Bonus New Member 100%
    2. Bonus Deposit 30%
    3. Diskon Togel : 2D-29%, 3D-59%, 4D-66%
    4. Bonus Deposit All Games 10% Yaitu : Sabung Ayam, Bola Tangkas, E-Games
    5. Bonus Cashback 15% Taruhan Judi Online
    6. Bonus Mix Parlay 100% Cashback
    7. Bonus Referral Sebesar 2% Dari Setiap Transaksi Tidak Termasuk Permainan Togel & Poker.

    So jangan di tunggu lagi, Daftar sekarang juga.
    Untuk info lebih lanjut, silahkan Hubungi CS Online kami di :
    BBM : IDOLA4D
    WECHAT : IDOLA4D
    LINE : IDOLA4D
    WA : +855966320750

    SALAM ALL-IN

    BalasHapus
  2. Hello Share Info Mengenai PASTIBET
    PASTIBET88.NET adalah Agen Bola Online yang menyediakan aneka jenis permainan judi diantaranya seperti taruhan bola, bola tangkas, casino dan juga poker online.

    Situs Judi Online Penyedia Layanan Permainan 1 Kredit Bermain Semua Jenis Judi Online diantaranya :
    - SPORTSBOOK
    - CASINO
    - TANGKAS
    - TOGEL

    PASTIBET ada menyediakan Promo yang menggiurkan.
    - Bonus Cashback S/D 10%
    - Bonus Rollingan Casino S/D 0.7%
    - Raih dan menangkan total hadiah Puluhan juta
    BANK : BCA, MANDIRI, BNI, BRI

    So jangan di tunggu lagi, Daftar sekarang juga.
    Untuk info lebih lanjut, silahkan Hubungi CS Online kami di :
    BBM : D87D813D
    WECHAT : PASTIBET_
    LINE : PASTIBET.COM
    WA : +85569759104

    SALAM ALL-IN

    BalasHapus
  3. mejaqqyes.net agen judi poker dominoqq bandarq online terbesar di asia

    Yang Merupakan Agen Judi Poker DominoQQ BandarQ Online Terbesar di Asia Hadir Untuk Anda Semua Dengan Games dan Bonus Yang Menarik!

    Bonus yang Kami Berikan di MEJAQQ :
    * Bonus Rollingan 0.5% Setiap Senin
    * Bonus Referral 10% + 10% Seumur Hidup (X-tra Untuk Para Pencari Bonus Referral di Indonesia)
    * Dan Masih Banyak Bonus Menarik Lainnya yang Bisa Anda Dapatkan di MEJAQQ!

    Buruan Kunjungi Sekarang Juga ^^

    8 Games Yang di Hadirkan MEJAQQ:
    *- POKER
    *- DOMINO QQ
    *- CAPSA SUSUN
    *- BANDAR POKER
    *- BANDAR Q
    *- BANDAR 66
    *- SAKONG
    *- ADU Q

    Info Lebih lanjut Kunjungi :
    Website : MEJAQQYES(.)NET
    BBM : DE0DFAC0
    WA : +6282211603141

    Kunjungi Juga situs kami di :

    BandarQ Online
    Agen BandarQ Online
    daftar mejaqq

    BalasHapus